Selasa, 25 Juli 2017
19
Banyak yang bilang ketika berumur sembilan belas tahun akan banyak ujian yang di berikan Tuhan kepada hamba nya untuk melihat apakah ia sungguh siap.
awalnya tak ku percaya
ku pikir itu hanyalah mitos belaka tanpa di dasari latar belakang yang jelas toh Tuhan akan berikan ujian bukan hanya ketika serumur sembilan belas tahun saja.
Tapi aku salah.
ya.
sungguh salah.
Ujian yang ia berikan padaku sungguh lah dahsyat jika bisa di ibaratkan hmm mungkin seperti tsunami yang menimpa ku.
Awalnya ku pikir aku hanyalah melebih-lebihkannya saja tapi kini itu memang sungguh nyata seperti yang ku alami.
Siapa bilang ini gampang ?
Demi Tuhan tidak.percayalah
bahkan iblis dengan mudahnya menghasutku untuk melakukan hal yang sangat di benci Tuhan ku.
(takkan ku katakan apa itu. kalian pasti tahu)
bukan hanya sekali.
bahkan lebih.
Iblis itu hebat rupanya dalam menjalankan tugas. aku akui.
sempat tersirat dalam benakku
"apakah ini semua nyata ? "
"kalau ini mimpi kenapa sakitnya begitu menusuk jiwa ?"
"kenapa harus aku ?"
"hmm ini karna para binatang itu.pasti.ku yakin"
"apa ini salah diriku ?"
"Tuhan begitu kejam padaku"
"ini tak adil"
"Mungkin ini salahku.salah diriku"
"akan ku akhiri saja kalau begitu"
"ah bodoh aku punya dua pangeran yang harus ku bimbing sampai menjadi raja kelak.aku harus kuat"
"aku sudah tak kuat"
"aku lelah"
"enough"
"aku capek"
"kapan akan berakhir ? hentikanlah. ku mohon".
Hingga kini pun ujian itu belum selesai.
seperti halnya buku pelajaran mungkin ini barulah pada bab awalnya saja belum tiba pada bab terakhir.
Tuhan..
Kalau pun ujian ini teruntuk untuk diriku kumohon buatlah hanya memang untuk jangan mereka.jangan dua pangeran kecilku
Biarkan saja aku yang menanggung semua ini.
biarkan.
aku yakin pastilah bisa ku hentikan
aku yakin
ya
aku
yakin
(aku bukanlah aku)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar